Deretan Barang di Rumah yang Nggak Boleh Dicuci Keseringan, Pokoknya Jangan!

Jakarta – Membersihkan rumah dan barang-barang di dalamnya merupakan tugas rutin yang perlu dilakukan setiap saat. Namun, tahu nggak kalau ada beberapa barang di rumah yang justru jangan dicuci terlalu sering?
Tujuan membersihkan barang-barang di rumah pada dasarnya agar terhindar dari penumpukan kotoran, debu, atau kuman. Namun, bukan berarti mencuci terlalu sering sudah sepenuhnya benar.

Deretan barang justru bisa mengalami penurunan kualitas jika terlalu sering dicuci. Lantas, barang-barang apa saja yang tidak boleh dicuci terlalu sering?

Melansir The Spruce, Jumat (24/11/2023), berikut deretan barang di rumah yang tidak boleh keseringan kamu cuci.

1. Handuk Mandi
Handuk mandi yang dicuci setiap kali digunakan mungkin tampak wajar. Namun, ahli kebersihan justru menyarankan agar handuk dicuci setelah tiga hingga empat kali digunakan.

“Meskipun sangat menggoda untuk mencucinya setiap kali selesai digunakan, hal ini bisa menghilangkan kelembutannya dan membuat serat-seratnya cepat menua,” kata Lina DaSilva, pendiri Toronto Shine Cleaning yang berbasis di Ontario, Kanada, dikutip dari The Spruce, Jumat (24/11/2023).

Mencuci terlalu sering bisa menghilangkan kelembutan dan mempercepat penuaan serat. Jadi, jangan ragu untuk mengeringkan handukmu untuk digunakan kembali, ya!

2. Selimut
Selimut yang nyaman untuk mencegah rasa dingin saat malam bisa kehilangan kelembutannya jika terlalu sering dicuci. Selain itu, serat-serat selimut juga bisa menjadi kaku dan kusut.

Ahli merekomendasikan mencuci selimut 3 hingga 4 minggu sekali. Hal ini tergantung pada seberapa sering selimut tersebut digunakan. Pencucian selimut ini akan menjaga seratnya tetap lembut dan nyaman digunakan.

3. Seprai Tempat Tidur
Mencuci seprai tempat tidur setiap minggu mungkin kebiasaan umum. Namun, para ahli menyarankan untuk melakukannya setiap dua minggu sekali.

“Seprai sering kali harus dicuci setiap minggu, tetapi kecuali jika ada tumpahan atau penyakit, memperpanjangnya menjadi dua minggu sekali biasanya sudah cukup,” kata DaSilva.

Pemilihan deterjen yang lembut dan alami juga bisa membantu menjaga keharuman dan integritas serat seprai.

4. Denim
Denim yang sering dicuci bisa kehilangan daya tahan dan bentuknya yang khas. Hal ini karena serat-seratnya menjadi lemah sehingga tidak lagi bisa mempertahankan bentuknya.

DaSilva merekomendasikan kita untuk mencuci barang dari denim setiap 5 hingga 10 kali pemakaian, kecuali jika ada kotoran atau bau yang terlihat. Untuk noda kecil, spot cleaning bisa menjadi solusi alih-alih mencucinya secara menyeluruh.

5. Karpet dan Permadani
Karpet dan permadani memang menangkap banyak kotoran, tetapi mencucinya terlalu sering bisa merusak serat, mengubah warna, dan bahkan menyebabkan pertumbuhan jamur.

“Mencuci karpet dan permadani secara berlebihan bisa menyebabkan kerusakan serat, pemudaran warna, dan pertumbuhan jamur,” kata Diana Ciechorska, manajer umum Park Slope Cleaning yang berbasis di New York City.

Ciechorska menyarankan untuk menyedot debu setiap beberapa hari sekali, membersihkannya secara profesional setiap 12 hingga 18 bulan, dan melakukan spot cleaning untuk tumpahan dan noda di antara waktu pembersihan.

6. Bantal
Bantal yang terlalu sering dicuci juga bisa kehilangan kenyamanan dan bentuknya. Mencuci bantal setiap dua hingga tiga bulan adalah jadwal yang dianjurkan. Jangan lupa, sarung bantal bisa memberikan perlindungan tambahan terhadap kotoran, debu, dan alergen.

Demikianlah deretan barang di rumah yang sebaiknya tidak dicuci terlalu sering. Menjaga kebersihan rumah memang penting, tetapi dengan memahami waktu yang tepat untuk mencuci berbagai barang, kamu bisa memastikan bahwa barang-barang tersebut tetap awet dan nyaman digunakan. Semoga informasinya bermanfaat! https://kreditmacet.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*